TANJUNGPINANG : SERANTAU MEDIA — Sebanyak 85 peserta mengikuti Lomba Video Konten Literasi 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang. Dari jumlah tersebut, dewan juri menetapkan 10 pemenang yang terdiri atas juara 1, 2, 3 dan tujuh finalis terbaik.
Pengumuman pemenang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Kamis (8/10/2026). Dalam kegiatan itu, turut ditampilkan sejumlah video karya peserta yang berhasil meraih penghargaan.
Penetapan pemenang dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang Nomor 32 Tahun 2026 tentang Pemenang Kegiatan Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026.
Juara pertama diraih Dimas Gajang Saputra dari kalangan pelajar. Posisi kedua ditempati Muhammad Rendra Putra Andriana, juga dari kalangan pelajar. Sementara juara ketiga diraih Amir Handy dari kategori umum.
Tujuh finalis terbaik masing-masing adalah Fitriyani (pelajar), Vidi Eka Putra Widodo (pelajar), Raja Putri Wulandari (mahasiswa), Rizky Dwi Suswanto (mahasiswa), Azzura Navian Adhinata Asya (mahasiswa), Muhammad Fachri (mahasiswa), dan Nurul Hidayah (mahasiswa).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungpinang, Dr. Meitya Yulianty, mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menghasilkan karya video bertema literasi.
Ia berharap karya peserta tidak berhenti setelah lomba berakhir, tetapi terus dikembangkan menjadi konten kreatif untuk mempromosikan layanan perpustakaan sekaligus memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Tanjungpinang.
“Jangan sampai karya ini berhenti sampai di sini. Kami berharap para pemenang terus berinovasi dan menghasilkan video konten literasi yang dapat membantu mempromosikan layanan perpustakaan, sekaligus memberikan informasi tentang budaya dan kearifan lokal yang kita miliki,” ujar Meitya.
Meitya juga meminta peserta yang belum meraih juara tidak berkecil hati. Menurutnya, kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan berkompetisi masih terbuka melalui kegiatan serupa pada tahun berikutnya.
“Insyaallah, pada tahun 2027 kegiatan ini akan kembali dilaksanakan. Bagi peserta yang tahun ini belum berhasil menjadi pemenang, jangan berkecil hati. Terus tingkatkan kualitas dan kreativitas dalam membuat video konten literasi,” katanya.
Sebelum memasuki penilaian akhir, para peserta terlebih dahulu mengikuti pembekalan Video Konten Literasi pada 22–23 September 2026 di Aula Kantor Camat Tanjungpinang Barat.
Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan, Sony Andriana Kusuma, mengatakan pembekalan diberikan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menghasilkan video yang informatif, kreatif, dan sesuai dengan tema literasi.
Peserta juga mendapat arahan dan masukan dari narasumber untuk menyempurnakan karya sebelum mengikuti tahapan penilaian.
“Melalui pembekalan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman dan masukan untuk menyempurnakan konten video masing-masing sebelum masuk dalam tahapan penilaian,” kata Sony.***