• Mon, Oct 2026

Embung Sebayar Jadi Tumpuan Air Warga Natuna, Belum Layak untuk Konsumsi

Embung Sebayar Jadi Tumpuan Air Warga Natuna, Belum Layak untuk Konsumsi


NATUNA : SERANTAU MEDIA – Embung Sebayar menjadi tumpuan Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna untuk mengatasi keterbatasan pasokan air bersih bagi masyarakat. Namun, air dari sumber tersebut belum direkomendasikan untuk dikonsumsi dan hanya diperuntukkan bagi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna Zaharuddin mengatakan keterbatasan sumber air membuat pihaknya harus mengandalkan Embung Sebayar sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Untuk mengatasi kelangkaan air ini, solusi dan opsi satu-satunya itu hanya mengandalkan keberadaan air dari Embung Sebayar," kata Zaharuddin, Sabtu (3/10/2026).

Meski dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga, Zaharuddin menegaskan air Embung Sebayar belum direkomendasikan untuk diminum maupun digunakan sebagai bahan air minum, meski telah dimasak.

"Kami tidak merekomendasikan kepada pelanggan atau masyarakat untuk mengonsumsi air ini, baik dimasak maupun diminum. Tetapi cukup hanya untuk mandi, cuci, dan kakus atau MCK saja," ujarnya.

Bagi warga, ketersediaan air untuk MCK menjadi kebutuhan yang tidak kalah penting dibandingkan air minum. Warga Pramuka, Yanto, mengatakan aktivitas sehari-hari seperti mandi dan mencuci membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.

"Kalau untuk minum itu air galon, satu galon bisa tahan. Tapi kalau untuk mandi, kita tidak mampu air galon," kata Yanto.

Menurutnya, masyarakat masih dapat memenuhi kebutuhan air minum dengan membeli air galon karena penggunaannya relatif lebih sedikit. Namun, cara tersebut tidak memungkinkan diterapkan untuk kebutuhan mandi dan mencuci.

Yanto berharap persoalan pasokan air terus mendapat perhatian sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Ia juga mengajak warga menggunakan air secara bijak selama kondisi keterbatasan air masih berlangsung. (RRi/red)