PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi melepas ribuan mahasiswa Universitas Riau (Unri) yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Lapangan Open Space Kampus Unri, Pekanbaru, Kamis (18/6/2026).
Sebanyak 4.050 mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai daerah melalui program pengabdian masyarakat yang mengusung tema "Membangun Negeri" . Prosesi pelepasan ditandai dengan pemukulan gong oleh SF Hariyanto.
Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Unri Sri Indarti, Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau Indra, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Riau Mardoni Akrom, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, SF Hariyanto mengatakan Kukerta menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memahami kondisi masyarakat secara langsung.
Menurutnya, pengalaman di lapangan akan memberikan pembelajaran yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas, terutama dalam memahami persoalan sosial dan pembangunan di tengah masyarakat.
"Melalui Kukerta, mahasiswa tidak hanya mengabdikan ilmu, tetapi juga belajar dari masyarakat dan memahami realitas yang ada di lapangan," ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menyongsong Indonesia Emas 2045.
SF Hariyanto juga mengingatkan peserta Kukerta agar menjaga etika dan nama baik kampus selama menjalankan tugas di daerah penempatan.
"Jaga perilaku, hormati adat istiadat dan kearifan lokal masyarakat setempat, serta tunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Riau mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," pesannya.
Sementara itu, Rektor Unri Sri Indarti menegaskan bahwa Kukerta bukan sekadar agenda akademik, melainkan wadah bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan kepekaan sosial dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa harus hadir sebagai mitra masyarakat yang mampu memberdayakan dan membantu mencari solusi terhadap berbagai persoalan di desa maupun kelurahan.
"Kehadiran mahasiswa bukan untuk menggurui, tetapi untuk belajar bersama masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang ada," kata Sri Indarti.
Pada Kukerta Berdampak 2026, sebanyak 4.037 mahasiswa mengikuti Kukerta Reguler Gelombang II yang berlangsung mulai 18 Juni hingga 1 Agustus 2026. Selain itu, terdapat 10 mahasiswa yang mengikuti Kukerta Eksternal kerja sama Unri dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) di Kepulauan Riau pada 1-30 Agustus 2026.
Unri juga mengirim tiga mahasiswa dalam program Kukerta Internasional hasil kolaborasi dengan Universitas Siliwangi dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli hingga 20 Agustus 2026.
Sri Indarti berharap seluruh peserta mampu menjalankan program kerja yang inovatif, bermanfaat bagi masyarakat, serta tetap mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan kedisiplinan selama mengikuti Kukerta. (mcr)