• Fri, Jun 2026

Ombudsman Dorong Penambahan Autogate di Pelabuhan Batam Centre

Ombudsman Dorong Penambahan Autogate di Pelabuhan Batam Centre


BATAM : SERANTAU MEDIA – Ombudsman Republik Indonesia mendorong penambahan fasilitas autogate di Pelabuhan Internasional Batam Centre untuk mengurangi kepadatan penumpang dan meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian.

Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher, mengatakan sistem autogate yang saat ini digunakan telah berjalan baik, namun jumlahnya dinilai masih perlu ditambah seiring meningkatnya arus penumpang internasional.

"Secara teknologi sudah baik. Tinggal penambahan jumlah autogate karena pengguna akan terus bertambah," kata Nuzran saat kunjungan kerja di Batam, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, peningkatan layanan keimigrasian harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas pelabuhan secara menyeluruh agar tidak terjadi penumpukan penumpang di area terminal.

Ia menilai kepadatan tidak hanya dipengaruhi proses pemeriksaan imigrasi, tetapi juga pengaturan jadwal kapal dan sinkronisasi layanan antarinstansi.

"Seluruh pihak perlu duduk bersama mengatur pola pelayanan dan jadwal kedatangan maupun keberangkatan kapal agar antrean penumpang dapat dikendalikan," ujarnya.

Nuzran juga menyoroti kondisi Pelabuhan Batam Centre yang dinilai cukup padat, terutama saat akhir pekan. Karena itu, diperlukan langkah antisipatif untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.

Selain penambahan autogate, Ombudsman merekomendasikan penyediaan ruang konsultasi khusus bagi warga negara asing serta penguatan integrasi layanan antara imigrasi, bea cukai, bandara, dan pelabuhan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, mengatakan Pelabuhan Internasional Batam Centre saat ini memiliki lima autogate keberangkatan dan lima autogate kedatangan.

Menurutnya, pemerintah terus mendorong penerapan autogate secara penuh di pelabuhan dan bandara internasional sebagai bagian dari modernisasi layanan keimigrasian.

"Tahun 2027 ditargetkan seluruh pelabuhan dan bandara internasional telah menggunakan autogate," kata Guntur.

Ia menjelaskan, autogate dilengkapi teknologi biometrik, pemindaian wajah, dan paspor yang memungkinkan proses pemeriksaan keimigrasian selesai dalam waktu sekitar 20 detik per penumpang.

Meski demikian, penambahan autogate ke depan akan disesuaikan dengan volume penumpang, jumlah kapal, serta intensitas kedatangan dan keberangkatan di Pelabuhan Batam Centre.(ant/red)