• Tue, Apr 2026

Jemaah Haji Riau Sakit Bertambah, Dua Orang Batal Berangkat ke Tanah Suci

Jemaah Haji Riau Sakit Bertambah, Dua Orang Batal Berangkat ke Tanah Suci


 

PEKANBARU – Jumlah jemaah haji asal Riau yang mengalami gangguan kesehatan di Embarkasi Batam meningkat. Dari tiga kloter yang telah masuk asrama haji, tercatat delapan jemaah sakit dan dua di antaranya dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Defizon, mengatakan hingga saat ini lima kloter jemaah Riau telah diberangkatkan, dengan dua kloter sudah tiba di Madinah dan satu kloter lainnya baru masuk asrama haji.

“Dari tiga kloter yang masuk asrama haji, tujuh jemaah mengalami sakit. Ditambah satu jemaah yang sakit di daerah asal, total delapan orang tidak bisa berangkat karena kondisi kesehatan,” ujarnya.

Menurut Defizon, dari jumlah tersebut satu jemaah di daerah asal dan satu jemaah di embarkasi Batam dinyatakan tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan sehingga batal berangkat.

Saat ini, enam jemaah lainnya masih menjalani perawatan di Batam dan diharapkan dapat pulih agar tetap bisa diberangkatkan.

“Kami berharap kondisi mereka membaik sehingga tidak sampai gagal berangkat,” katanya.

Defizon menilai tingginya angka jemaah sakit menjadi perhatian serius. Ia mengimbau calon jemaah haji menjaga kondisi fisik, terutama dengan cukup istirahat menjelang keberangkatan.

“Minimal dua hingga tiga hari sebelum berangkat, jemaah sebaiknya beristirahat agar siap saat masuk asrama,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar jumlah jemaah sakit tidak bertambah karena dapat memengaruhi pengaturan kursi pada kloter berikutnya.

Berdasarkan evaluasi sementara, gangguan kesehatan yang dialami jemaah diduga dipicu penyakit bawaan yang diperparah oleh kelelahan sebelum keberangkatan.

“Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Karena itu, jemaah harus menjaga kesehatan agar tidak mengalami kendala saat berada di Tanah Suci,” pungkasnya.