PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Biro Kemahasiswaan (BIMAWA) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Tahun 2026 secara virtual pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Rektor III UMRI, Tim Pengembangan Prestasi Mahasiswa (TPPM), dosen pendamping, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UMRI.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UMRI, Wahyi Busyro, S.E.I., M.E., Ph.D menegaskan bahwa LIDM merupakan salah satu ajang nasional yang dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, kemampuan berinovasi, serta kompetensi digital yang relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi nasional tidak hanya menjadi wadah untuk meraih prestasi, tetapi juga kesempatan untuk menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
“Mahasiswa harus mampu memanfaatkan peluang ini untuk menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Kami berharap UMRI dapat menorehkan prestasi pada ajang nasional ini,” ungkapnya.
Kegiatan bimtek dipandu oleh Raja Widya Novchi, S.I.Kom., M.Soc.Sc, dosen Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas) UMRI yang juga tergabung dalam Tim Pengembangan Prestasi Mahasiswa (TPPM) UMRI. Hadir pula Ahmad Kadir, S.IP., CHRS selaku tim BIMAWA turut serta mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait pelaksanaan LIDM 2026, BIMAWA UMRI menghadirkan Fariz Setyawan, M.Pd dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai narasumber. Dalam sesi pemaparannya, Fariz menjelaskan berbagai ketentuan terbaru LIDM 2026, mulai dari mekanisme seleksi, strategi penyusunan proposal, pengembangan inovasi digital, hingga aspek-aspek yang menjadi fokus penilaian dewan juri.
Ia juga menyampaikan bahwa LIDM 2026 mengangkat tema “Literasi Digital Terbina, Talenta Indonesia Berdampak Nyata” dengan lima cabang perlombaan, yaitu Inovasi Teknologi Digital Pendidikan (ITDP), Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan (IPDP), Video Digital Pendidikan (VDP), Poster Digital Pendidikan (PDP), dan Microteaching Digital Pendidikan (MDP).
Melalui kegiatan ini, UMRI mulai mempersiapkan tahapan seleksi internal guna menjaring tim-tim terbaik yang akan mewakili universitas pada kompetisi tingkat nasional. Sebanyak 25 tim mahasiswa direncanakan mengikuti proses pembinaan dan seleksi sebelum ditetapkan sebagai delegasi resmi UMRI.
BIMAWA UMRI berharap bimbingan teknis ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai substansi dan mekanisme perlombaan, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya inovatif yang kompetitif dan berdampak. Dengan persiapan yang matang, UMRI optimistis mampu meningkatkan capaian prestasi pada ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Tahun 2026.(rls)
-
Polres Kampar Tangkap Sepasang Kekasih Pengedar Sabu, Sita 16 Paket Narkotika
17 Jun, 2026 8 views -
-
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy