NATUNA : SERANTAU MEDIA – Sebanyak 72 nelayan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menerima bantuan 102 unit kotak pendingin ikan atau fiber box dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Bantuan tersebut diharapkan membantu menjaga kesegaran hasil tangkapan sekaligus meningkatkan nilai jual ikan.
Bantuan diserahkan Bupati Natuna Cen Sui Lan di Balai Benih Ikan Sepempang, Sabtu (10/10/2026). Sebanyak 102 unit fiber box berkapasitas masing-masing 200 liter itu disalurkan kepada sembilan Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang berasal dari Desa Kadur, Cemaga, Cemaga Selatan, dan Cemaga Tengah.
Cen mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk menjawab kebutuhan nelayan akan sarana penyimpanan ikan selama melaut hingga hasil tangkapan dibawa ke darat.
“Setiap saya bertemu nelayan, saya selalu menanyakan apa permasalahan yang dihadapi. Mereka menyampaikan membutuhkan kotak pendingin agar ikan yang dibawa dari laut tetap segar. Alhamdulillah, hari ini bantuan dari KKP bisa disalurkan,” kata Cen.
Ia mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk mendukung kegiatan melaut dan menjaga mutu hasil tangkapan sebelum dipasarkan.
Selain bantuan yang telah disalurkan, Pemerintah Kabupaten Natuna juga mengusulkan tambahan 100 unit coolbox kepada pemerintah pusat untuk 2027. Tambahan tersebut diharapkan dapat menjangkau kelompok nelayan lain yang masih membutuhkan sarana penyimpanan ikan.
Cen juga menyoroti kebutuhan fasilitas penyimpanan ikan berskala besar atau cold storage di kawasan kampung nelayan. Fasilitas ini dinilai penting untuk menampung hasil tangkapan dalam jumlah besar agar tidak cepat mengalami penurunan kualitas sebelum didistribusikan atau dijual.
“Kalau di kampung nelayan tidak ada cold storage, tentu akan menjadi kendala. Ikan yang dibawa nelayan harus memiliki tempat penyimpanan yang memadai agar kualitasnya tetap terjaga,” ujarnya.
Pemkab Natuna, lanjut Cen, akan terus mengupayakan dukungan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana perikanan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan mempertahankan kualitas hasil tangkapan, meningkatkan nilai jual ikan, dan memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.(rri/red)