• Wed, Nov 2026

Cek Kesehatan Gratis di Kepri Baru Jangkau 628 Ribu Warga, Bintan Tertinggi

Cek Kesehatan Gratis di Kepri Baru Jangkau 628 Ribu Warga, Bintan Tertinggi

Warga lansia melakukan pemeriksaan CKG di Puskesmas Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepri, Selasa (3/11/2026). ( Foto : ANTARA)


TANJUNGPINANG : SERANTAU MEDIA – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) baru menjangkau 628.055 warga hingga Oktober 2026. Jumlah tersebut baru mencapai 27,9 persen dari target sasaran sebanyak 2,2 juta orang pada 2026.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Yosei Susanti, mengatakan capaian tersebut masih tergolong rendah sehingga perlu upaya lebih intensif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

"Total target sasaran CKG se-Kepri itu 2,2 juta orang, namun baru terealisasi 628.055 orang. Capaiannya relatif masih rendah," kata Yosei di Tanjungpinang, Selasa.

Dari total warga yang telah mengakses layanan CKG di fasilitas kesehatan tersebut, sebanyak 495.483 orang telah menyelesaikan pemeriksaan, sedangkan 64.065 orang lainnya masih dalam proses pelayanan.

Berdasarkan sebaran kabupaten/kota, Kabupaten Bintan mencatat capaian tertinggi sebesar 43,3 persen. Disusul Kepulauan Anambas 40,2 persen, Kabupaten Lingga 38,3 persen, dan Karimun 28,7 persen.

Sementara itu, capaian Kota Batam sebesar 25,6 persen, Kabupaten Natuna 24 persen, dan Kota Tanjungpinang menjadi yang terendah dengan 23,6 persen.

Yosei menjelaskan, rendahnya capaian CKG di Tanjungpinang salah satunya disebabkan kendala teknis dalam penginputan data ke sistem pelaporan pusat. Meski demikian, pelayanan pemeriksaan kesehatan di lapangan tetap berjalan baik.

"Kendala utamanya itu pada saat menginput data CKG ke sistem. Kalau pelayanan di lapangan, tetap berjalan baik," ujarnya.

Untuk meningkatkan capaian, Dinkes Kepri terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Pelayanan juga diperluas hingga ke satuan pendidikan melalui program jemput bola.

Selain itu, evaluasi terhadap sistem penginputan data dilakukan agar angka pelaporan sesuai dengan kondisi pelayanan di lapangan.

Yosei mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan CKG untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Pemeriksaan dapat dilakukan secara gratis di puskesmas terdekat, minimal satu kali dalam setahun.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyakit yang paling banyak ditemukan melalui program CKG di Kepri antara lain hipertensi, diabetes, dan obesitas.

"Melalui CKG, kita bisa melakukan upaya pencegahan sekaligus penanganan penyakit yang tepat sasaran agar tidak berkembang menjadi semakin parah," katanya.(ant/red)