• Fri, Oct 2026

Harga Cabai Merah di Tanjungpinang Tembus Rp98 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah di Tanjungpinang Tembus Rp98 Ribu per Kilogram


TANJUNGPINANG : SERANTAU MEDIA – Harga cabai merah di Pasar Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), melonjak menjadi Rp98 ribu per kilogram dalam dua pekan terakhir. Kenaikan ini dipicu berkurangnya pasokan dari daerah penghasil akibat cuaca hujan.

Admin Kios Cabe, Meliana, mengatakan harga cabai merah yang sebelumnya berkisar Rp70 ribu per kilogram kini naik hampir Rp30 ribu.

“Harga cabai merah sekarang Rp98 ribu per kilo. Dua minggu lalu masih sekitar Rp70 ribuan,” ujar Meliana, Kamis (15/10/2026).

Meski harga meningkat, menurut Meliana, minat masyarakat untuk membeli cabai belum banyak berubah karena komoditas tersebut masih menjadi kebutuhan pokok rumah tangga. Namun, pesanan dari sejumlah pelanggan, termasuk hotel dan penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG), mengalami penurunan.

Berbeda dengan cabai merah, harga santan kelapa di pasar yang sama masih relatif stabil. Pedagang santan, Jailani, mengatakan harga jual santan saat ini bertahan di kisaran Rp28 ribu per kilogram. Sementara itu, pelanggan tetap mendapat harga khusus Rp26 ribu per kilogram.

Jailani menjelaskan, produksi santan tidak terganggu pemadaman listrik karena menggunakan mesin berbahan bakar bensin. Namun, gangguan listrik tersebut tetap berdampak pada omzet penjualan, terutama ketika sejumlah rumah makan memilih menghentikan sementara operasionalnya.

“Kalau untuk operasional santan, kami pakai mesin berbahan bakar bensin, jadi tidak berpengaruh. Kalau untuk omzet memang terasa berkurang karena rumah makan banyak yang tutup saat listrik padam,” katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kenaikan harga bahan pangan tidak hanya dipengaruhi ketersediaan pasokan, tetapi juga kondisi cuaca dan kelancaran aktivitas usaha yang turut memengaruhi penjualan pedagang di Tanjungpinang.(rri/red)