• Wed, Jul 2026

Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi Resmi Beroperasi, Perkuat Konektivitas Digital Batam-Singapura

Kabel Bawah Laut Nongsa-Changi Resmi Beroperasi, Perkuat Konektivitas Digital Batam-Singapura


BATAM : SERANTAU MEDIA – Kabel bawah laut internasional Nongsa Changi Cable (NCC) resmi beroperasi untuk memperkuat konektivitas digital antara Batam, Kepulauan Riau, dan Singapura. Infrastruktur digital tersebut diharapkan mendukung pengembangan ekosistem pusat data (data center) sekaligus mempercepat transformasi digital di kedua negara.

Peresmian NCC di Batam, Senin (20/7/2026), dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Deputy Prime Minister Singapura Gan Kim Yong, serta para pemangku kepentingan sektor digital.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia tengah memasuki era transformasi digital yang membutuhkan infrastruktur konektivitas berkapasitas tinggi.

"Kita sedang memasuki era kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan konektivitas cepat. Melalui NCC, kapasitas mencapai 1,6 petabit per detik dengan latensi di bawah dua milidetik," kata Airlangga.

Menurutnya, kehadiran NCC menjadi koridor digital baru yang akan memperkuat posisi Batam sebagai gerbang ekonomi digital Indonesia.

Airlangga menambahkan, Batam terus berkembang sebagai pusat ekonomi digital dengan dukungan kawasan Nongsa Digital Park yang kini memiliki kapasitas listrik hingga 120 megawatt untuk menopang industri pusat data.

"Infrastruktur digital membutuhkan pasokan listrik yang andal. Karena itu kapasitas kelistrikan Batam akan terus ditingkatkan," ujarnya.

Kabel bawah laut sepanjang sekitar 50 kilometer itu diharapkan memperkuat ekosistem pusat data, layanan komputasi awan (cloud computing), hingga pengembangan teknologi kecerdasan buatan di Indonesia dan Singapura.

Deputy Prime Minister Singapura Gan Kim Yong mengatakan kolaborasi kedua negara di sektor digital semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan investasi dan layanan digital di kawasan.

"Kerja sama ini akan membuka lebih banyak peluang bagi Indonesia, Singapura, dan kawasan ASEAN. Kami akan terus mengembangkan kolaborasi di berbagai sektor strategis lainnya," katanya.

Sementara itu, CEO Nongsa Digital Park Mike Wiluan menyebut pembangunan NCC merupakan bagian dari upaya menjadikan Nongsa sebagai pusat teknologi dan ekonomi digital Indonesia.

"Selama 10 tahun terakhir Nongsa Digital Park berkembang menjadi digital hub, dan kehadiran NCC akan semakin menarik investasi serta melahirkan talenta digital baru di Batam," ujarnya.

Presiden Direktur Telkom Indonesia, Dian Siswarini, mengatakan pendaratan kabel bawah laut NCC menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia melalui jalur terdekat antara Batam dan Singapura.

"NCC membentuk koridor digital baru yang mendukung pengembangan ekosistem data center dan transformasi digital Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat digital dunia," katanya. (Ant/red)