• Wed, Jul 2026

Karhutla Pematang Pudu Masuk Hari Keenam, Manggala Agni Hadapi Krisis Sumber Air

Karhutla Pematang Pudu Masuk Hari Keenam, Manggala Agni Hadapi Krisis Sumber Air


BENGKALIS  : SERANTAU MEDIA – Tim Manggala Agni masih melanjutkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, hingga hari keenam, Senin (20/7/2026). Selain menghadapi kebakaran di lahan gambut, petugas juga terkendala terbatasnya sumber air akibat musim kemarau.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan sebagian besar sumber air di lokasi hanya berasal dari kanal-kanal kecil atau kanal cacing yang debitnya mulai menyusut.

"Di beberapa titik di Pematang Pudu, sumber air hanya berasal dari kanal-kanal cacing yang debitnya mulai surut. Sebelum digunakan, anggota harus membersihkan lumpur terlebih dahulu agar air dapat dipompa untuk mendukung operasi pemadaman," ujar Ferdian.

Meski api di permukaan telah berhasil dipadamkan, tim masih melakukan proses pendinginan karena asap masih terlihat keluar dari sejumlah titik lahan gambut.

"Api aktif memang sudah padam, tetapi selama masih ada asap berarti masih ada potensi bara di bawah permukaan gambut yang harus dipadamkan," katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan menggunakan drone pada Minggu (19/7/2026), luas lahan yang terbakar di Pematang Pudu diperkirakan mencapai sekitar 81 hektare. Asap masih terpantau muncul di beberapa titik sehingga operasi pemadaman terus dilanjutkan.

Sebanyak empat regu Manggala Agni diterjunkan untuk melakukan pendinginan dan memastikan bara api di bawah permukaan gambut benar-benar padam agar tidak memicu kebakaran kembali.

Ferdian menjelaskan karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman lebih sulit dibandingkan lahan mineral karena bara api dapat bertahan selama berhari-hari di bawah permukaan tanah.

"Kami akan terus bertahan di lokasi sampai dipastikan tidak ada lagi asap maupun bara yang tersisa. Mencegah kebakaran kembali menyala menjadi prioritas utama kami," tegasnya.

Operasi pemadaman di Pematang Pudu masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur penanggulangan karhutla. Hingga kini, lokasi tersebut menjadi salah satu titik kebakaran hutan dan lahan terbesar yang ditangani di Provinsi Riau sepanjang Juli 2026. (MCR/red)