NATUNA : SERANTAU MEDIA— Kualitas udara di Kecamatan Serasan Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya akibat paparan kabut asap.
Hasil pengukuran UPTD Puskesmas Serasan Timur pada Minggu (20/9/2026) pukul 11.30 WIB menunjukkan konsentrasi partikulat PM2.5 mencapai 181 µg/m³, yang masuk kategori tidak sehat. Sementara konsentrasi PM10 tercatat 492 µg/m³ dan dikategorikan berbahaya.
Pengukuran dilakukan menggunakan alat Particle Counter DAZ-400.
Kepala UPTD Puskesmas Serasan Timur Tata Suparti mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika tercium bau asap," kata Tata kepada RRI, Minggu (20/9).
Selain konsentrasi partikulat, pengukuran mencatat suhu udara di Serasan Timur mencapai 32 derajat Celsius dengan kondisi hangat. Kelembapan udara tercatat 78 persen atau kategori tinggi.
Puskesmas mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut. Imbauan terutama ditujukan kepada anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Warga juga dianjurkan lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan, menjaga sirkulasi udara, serta mencukupi kebutuhan air dan mengonsumsi makanan bergizi.
Puskesmas mengingatkan masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta memantau perkembangan kualitas udara melalui sumber informasi resmi.
Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar kabut asap diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.(dri/red)