• Fri, Oct 2026

Pastikan IPAL Berfungsi Optimal, Korwil SPPG Batam Sidak Dapur MBG

Pastikan IPAL Berfungsi Optimal, Korwil SPPG Batam Sidak Dapur MBG

Petugas SPPG membuka keran wastafel di area dapur SPPG Patam Lestari Batam, Kepri. (Foto : antara)


BATAM : SERANTAU MEDIA – Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Korwil SPPG) Batam, Kepulauan Riau, mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) berfungsi optimal dan tidak mencemari lingkungan.

Korwil SPPG Batam, Defri Frenaldi, mengatakan pengawasan dilakukan secara berkala melalui pemeriksaan langsung ke lapangan maupun pemantauan secara virtual.

“Memang saat ini kita terus melakukan sidak di SPPG. Kita melakukan Zoom Meeting satu hari dua kali, dini hari dan sore hari, untuk memantau semua SPPG secara virtual maupun langsung,” kata Defri saat dihubungi di Batam, Jumat.

Menurutnya, IPAL menjadi salah satu aspek penting yang diperiksa karena limbah dari aktivitas dapur harus diolah dengan baik sebelum dialirkan ke saluran umum.

Defri mengakui belum seluruh SPPG di Batam memiliki fasilitas IPAL yang memadai. Karena itu, pihaknya mendorong dapur yang belum memiliki IPAL untuk segera menyediakan fasilitas tersebut. Sementara dapur yang sudah memilikinya diminta melakukan perbaikan jika masih ditemukan kekurangan.

Pengolahan limbah melalui IPAL, jelasnya, dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penangkapan lemak menggunakan grease trap, penampungan dan pengendapan, filtrasi, hingga pengendapan akhir sebelum air limbah dialirkan ke saluran umum.

“Pengolahan limbah dengan sistem IPAL itu berlapis dan harus dipastikan semua komponennya sesuai, mulai dari grease trap, pengendapan, hingga filtrasi sebelum dialirkan ke saluran umum,” ujarnya.

Untuk memastikan penanganan dilakukan sesuai kebutuhan, Korwil SPPG Batam mendata dapur yang telah memiliki IPAL dan yang belum dilengkapi fasilitas tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan untuk menilai kondisi serta fungsi IPAL di setiap dapur.

Dari total 148 SPPG yang berada dalam cakupan pengawasan, pihaknya masih melakukan pengecekan untuk memastikan jumlah dapur yang telah memiliki fasilitas pengolahan limbah memadai.

“Berdasarkan pengecekan sementara, masih terdapat satu SPPG di Kecamatan Batam Kota yang belum memiliki IPAL,” kata Defri.

Korwil SPPG Batam menargetkan seluruh dapur MBG di Batam memiliki fasilitas IPAL yang memadai pada akhir 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan pengelolaan limbah dapur berjalan baik dan mencegah dampak lingkungan bagi masyarakat sekitar. (Ant/red)