NATUNA : SERANTAU MEDIA – PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ranai memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Biosolar di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Ranai, Ade Pranoto, mengatakan konsumsi kedua jenis BBM tersebut di Natuna masing-masing mencapai sekitar 26 kiloliter (KL) per hari.
“Pemakaian masyarakat Natuna sekitar 26 KL Biosolar dan 26 KL Pertalite per hari. Stok aman,” ujar Ade.
Dengan tingkat konsumsi tersebut, kebutuhan Pertalite dan Biosolar di Natuna mencapai sekitar 52 KL per hari.
Ade menyampaikan kepastian itu menyusul adanya laporan kelangkaan Pertalite dan solar di sejumlah daerah di Indonesia. Ia memastikan ketersediaan stok di Natuna saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ketersediaan BBM menjadi hal penting bagi Natuna yang merupakan wilayah kepulauan dan perbatasan. Pasokan bahan bakar dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat, perdagangan, transportasi, hingga aktivitas sektor perikanan.
Meski stok secara umum dinyatakan aman, kelancaran penyaluran BBM kepada konsumen juga bergantung pada distribusi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan. Jika menemukan kendala dalam penyaluran, warga dapat mencari informasi melalui saluran resmi Pertamina.***