• Tue, Sep 2026

Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia

Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru 7,39 Persen, Tertinggi di Indonesia

Sukaramai Trade Center merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi di Pekanbaru. (Foto : ist)


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA — Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru mencapai 7,39 persen secara year-on-year (yoy) pada Triwulan II 2026. Angka tersebut menempatkan Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Data tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II 2026 di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Berdasarkan data Kemendagri, Pekanbaru berada di posisi pertama dengan pertumbuhan 7,39 persen, diikuti Batam 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen, dan Palopo 6,97 persen.

Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama, yakni 5,29 persen.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut capaian tersebut dengan menyebut pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar pencapaian angka statistik.

“Alhamdulillah, ini kabar yang membanggakan bagi masyarakat Pekanbaru. Tetapi bagi kami, bukan sekadar soal menjadi nomor satu. Yang paling penting adalah ekonomi kota bergerak, investasi tumbuh, UMKM hidup, lapangan pekerjaan terbuka, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” kata Agung.

Menurut Agung, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama masyarakat, dunia usaha, pelaku UMKM, investor, dan pemerintah dalam menjaga aktivitas perekonomian Kota Pekanbaru.

Pertumbuhan ekonomi itu juga sejalan dengan peningkatan realisasi investasi. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, investasi di Pekanbaru tercatat sekitar Rp7,35 triliun atau mencapai 156,02 persen dari target. Khusus Triwulan II, realisasi investasi mencapai sekitar Rp4,79 triliun.

Agung mengatakan pemerintah kota akan menjaga iklim investasi dengan memberikan kemudahan berusaha, meningkatkan pelayanan publik, memperbaiki infrastruktur, serta menciptakan lingkungan kota yang aman, bersih, dan nyaman.

“Kepercayaan ini harus kita jaga. Pemerintah harus terus memberikan kemudahan berusaha, memperbaiki pelayanan, membangun infrastruktur dan menciptakan kota yang aman, bersih serta nyaman,” ujarnya.

Ia menegaskan pertumbuhan ekonomi 7,39 persen bukanlah tujuan akhir. Pemko Pekanbaru akan berupaya menjaga momentum tersebut agar pertumbuhan berlangsung secara berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Angka 7,39 persen ini bukan garis finis. Ini justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras. Pertumbuhan harus menghadirkan kesejahteraan. Kalau ekonomi tumbuh, masyarakat juga harus ikut tumbuh dan merasakan manfaatnya,” tegas Agung.