• Thu, Jul 2026

Amsakar Sebut Program Transmigrasi Strategis Kurangi Kesenjangan Pembangunan

Amsakar Sebut Program Transmigrasi Strategis Kurangi Kesenjangan Pembangunan

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menjadi narasumber dalam Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 yang digelar Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026). (Foto : DISKOMINFO BATAM)


BATAM : SERANTAU MEDIA– Wali Kota Batam yang juga ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan program transmigrasi memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi kesenjangan antarwilayah di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Amsakar saat menjadi narasumber pada acara Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diselenggarakan Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).

Menurut Amsakar, kesenjangan pembangunan antarwilayah masih menjadi tantangan yang harus diatasi melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Program transmigrasi harus mampu menjadi penggerak lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan," ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Transformasi Transmigrasi yang tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Transmigrasi 2025–2029. Sebanyak 1.476 sumber daya manusia yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Patriot akan ditempatkan di berbagai kawasan transmigrasi untuk mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan percepatan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga memaparkan pengalaman Pemerintah Kota Batam dalam penanganan relokasi masyarakat terdampak pengembangan investasi di Rempang dan Galang.

Ia mengatakan pembangunan kawasan permukiman baru di Tanjung Banun oleh Kementerian Transmigrasi menjadi solusi bagi masyarakat karena memberikan kepastian lahan sekaligus menghadirkan kawasan hunian yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung.

"Alhamdulillah, pembangunan kawasan permukiman di Tanjung Banun menjadi solusi yang baik. Masyarakat memperoleh kepastian lahan dan akan menempati kawasan yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung," katanya.

Amsakar menilai keberhasilan pembangunan kawasan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Batam, BP Batam, Kementerian Transmigrasi, serta kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.***