BATAM : SERANTAU MEDIA – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menggelar latihan bersama penjaga pantai Malaysia dan Singapura di perairan Kepulauan Riau (Kepri) untuk memperkuat koordinasi pengamanan dan keselamatan maritim di kawasan perbatasan ketiga negara.
Latihan trilateral tersebut melibatkan Bakamla RI, Singapore Police Coast Guard (SPCG), dan Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) dalam kerja sama yang dikenal sebagai INSIMA, singkatan dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Irvansyah mengatakan latihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dan koordinasi ketiga negara dalam menjaga keamanan laut.
“Ini menunjukkan bagaimana hubungan erat kita, persahabatan kita, kerja sama kita dengan Malaysia dan Singapura dalam menjaga keamanan, keselamatan maritim, keamanan laut,” kata Irvansyah di Pangkalan Bakamla Batam, Selasa (11/8/2026).
Latihan berlangsung selama tiga hari, 10-12 Agustus 2026, di perairan sekitar Kepulauan Riau. Sekitar 60 personel dari ketiga negara terlibat dalam kegiatan tersebut.
Latihan ini merupakan bagian dari rangkaian High-Level Meeting Tripartite Coast Guard Cooperation yang mempertemukan pimpinan penjaga pantai Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan kapal SPCG White Tip Shark PH58 dan kapal MMEA KM Sibuan 2224. Kedua kapal tersebut dijemput unsur Bakamla RI menggunakan CAT 508 dan HSC 32-02.
Selain pertemuan tingkat tinggi, unsur kapal dan personel ketiga negara mengikuti latihan bersama serta menyaksikan latihan Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) yang digelar United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).
Irvansyah mengatakan latihan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai potensi ancaman keamanan maritim di kawasan.
“Harapan kita ke depan yang akan kita capai bersama, yang pasti itu untuk keamanan laut di kawasan di antara tiga negara ini. Selat Malaka, Selat Singapura dan Laut Natuna. Mudah-mudahan dengan ini kompak, koordinasi lebih lancar,” ujarnya.
Menurut Irvansyah, kerja sama trilateral penting karena Indonesia, Malaysia dan Singapura berbagi wilayah perairan dengan aktivitas pelayaran yang padat serta menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan laut.
Director General MMEA Admiral (M) Datuk Haji Mohd. Rosli bin Abdullah mengatakan latihan tersebut juga menjadi wadah bagi ketiga lembaga untuk bertukar informasi, pengalaman, dan praktik terbaik dalam menjalankan tugas penjagaan laut.
“Dengan latihan seperti ini, kita dapat berbagi best practices dalam menjaga keamanan laut sekaligus memperkuat networking antarnegara,” katanya.
Sementara itu, Commander Singapore Police Coast Guard SAC Ang Eng Seng menilai latihan bersama tersebut mencerminkan eratnya hubungan Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam menjaga keamanan kawasan.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berkontribusi terhadap terciptanya kawasan perairan regional yang lebih aman bagi masyarakat,” ujarnya.(ant/red)