Pemberhentian Honorer di Pelalawan: Anggota DPRD Cemas Ada Kepentingan Terselubung
BKPSDM Pelalawan sebelumnya mengungkapkan bahwa jumlah tenaga honorer yang dirumahkan mencapai lebih dari 800 orang.
BKPSDM Pelalawan sebelumnya mengungkapkan bahwa jumlah tenaga honorer yang dirumahkan mencapai lebih dari 800 orang.
Kepala Kanwil DJP Kepri, Imanul Hakim, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan terkait penipuan yang berkaitan dengan pemadanan NIK dan NPWP.
Read MoreKepala Sub Seksi Siaga dan Operasi KPP Natuna, Budiman, menjelaskan bahwa kapal yang kandas tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 110, sebuah kapal yang biasa digunakan masyarakat Natuna.
Read MoreHarga emas Antam hari ini kembali stabil di posisi Rp 1.678.000 per gram, memberi gambaran bahwa meskipun pasar emas global penuh dinamika, harga emas Antam tetap menunjukkan kestabilan.
Read MoreInstruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang mengatur efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBD 2025, telah memengaruhi anggaran daerah, termasuk di Kabupaten Bintan.
Read MoreKepala Disdamkar Natuna, Syawal, mengungkapkan bahwa pelayanan yang terkait langsung dengan penanganan kebakaran tetap diupayakan dengan seoptimal mungkin.
Read MoreDari pantauan citra satelit, hari ini terdapat 33 titik panas yang tersebar di Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau.
Read MoreMenurut BMKG, hujan yang cukup deras diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Riau, mulai dari pagi hingga dini hari.
Read MoreMenurut keterangan dari BMKG, fenomena cuaca ini dipengaruhi oleh kelembapan udara yang relatif tinggi di sejumlah wilayah Kepri.
Read MoreTeguh Santosa Apresiasi Prestasi Pelajar Batam Berhasil Terbitkan 4 Karya Tulis Go Nasional
Read MoreKapolsek Kandis Kompol Darmawan, S.H., M.H, bersama Upika Kecamatan Kandis dan masyarakat saat melakukan penanaman bibit jagung dalam program ketahan pangan nasional.
Read More44 orang peserta Program Vokasi Dual System Diangkat Jadi Karyawan Tetap PT IKPP Perawang Mill.
Read More