• Thu, Oct 2026

Diduga Akibat Korsleting, Rumah Camat Merbau Hangus Terbakar

Diduga Akibat Korsleting, Rumah Camat Merbau Hangus Terbakar

Satu unit rumah di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu, 21 Oktober 2026 terbakar (Foto : Polsek Meranti)


MERANTI : SERANTAU MEDIA – Satu unit rumah milik Camat Merbau, Wan Jumiati, di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, terbakar pada Rabu (21/10/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kapolsek Merbau IPTU Muhammad Fauzi Manara mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Peristiwa kebakaran bermula sekitar pukul 10.00 WIB, ketika seorang warga bernama Ali Agus melintas di depan rumah tersebut. Ia melihat kepulan asap hitam keluar dari bagian dapur belakang rumah,” kata Fauzi.

Melihat kejadian itu, Ali Agus langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Wan Bustamam, yang tinggal di seberang jalan, kemudian keluar rumah dan mengajak warga lainnya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu serta tiupan angin kencang membuat api sulit dikendalikan.

Warga terus berupaya memadamkan api hingga akhirnya kobaran berhasil dijinakkan sekitar pukul 11.30 WIB. Meski demikian, rumah beserta seluruh isinya tidak berhasil diselamatkan.

Rumah tersebut diketahui milik Wan Jumiati yang juga merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dan menjabat Camat Merbau. Saat kejadian, rumah itu ditempati oleh penyewa bernama Gusnudin.

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, Fauzi menegaskan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Fauzi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan gangguan instalasi listrik. Warga diminta memeriksa kabel, stopkontak, dan peralatan listrik secara berkala, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.(rri/red)