• Sat, Oct 2026

Elnusa Optimalkan Sumur Idle untuk Dukung Produksi Migas Nasional

Elnusa Optimalkan Sumur Idle untuk Dukung Produksi Migas Nasional


JAKARTA ; SERANTAU MEDIA – PT Elnusa Tbk mengoptimalkan potensi sumur minyak dan gas bumi (migas) yang tidak aktif atau idle melalui penggunaan Hydraulic Workover Unit (HWU) Elnusa 150K EHR#10 di Project Pertamina EP Zona 11, Kawengan, Field Cepu.

Langkah ini dilakukan melalui pekerjaan workover dan pembukaan kembali (reopening) sumur untuk mendukung optimalisasi aset migas yang masih berpotensi menghasilkan produksi.

Elnusa, perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mengandalkan HWU 150K EHR#10 dengan konfigurasi kompak dan fleksibel. Unit tersebut memungkinkan pekerjaan intervensi sumur dilakukan pada wellpad dengan luas sekitar 500 meter persegi.

Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, mengatakan optimalisasi produksi membutuhkan kemampuan untuk mengelola kembali potensi sumber daya yang telah tersedia melalui solusi yang sesuai dengan karakteristik lapangan.

“Melalui HWU EHR#10, Elnusa menghadirkan kapabilitas yang adaptif sehingga pekerjaan workover dan reopening sumur dapat dilaksanakan secara aman dan andal,” ujar Andri.

Ia menambahkan, Elnusa juga mengembangkan kapabilitas pekerjaan workover menggunakan HWU 340K di area Pertamina TEJ dan Sukowati untuk memenuhi kebutuhan operasi yang semakin beragam.

Sepanjang periode Agustus 2025 hingga September 2026, Elnusa menyelesaikan 12 pekerjaan sumur dengan tingkat availability dan reliability masing-masing 100 persen. Sementara itu, tingkat utility tercatat 91,25 persen dengan nihil insiden atau zero incident.

Menurut Andri, capaian tersebut menunjukkan kesiapan peralatan dan kompetensi kru dalam menjaga keandalan operasi serta keselamatan kerja.

Kelancaran kegiatan juga didukung kolaborasi dengan Pertamina EP Zona 11 serta hubungan yang terjaga dengan masyarakat dan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi.

Elnusa menilai keandalan operasi, keselamatan, kepatuhan, dan hubungan baik dengan pemangku kepentingan merupakan faktor penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan usaha di wilayah operasi.

Optimalisasi sumur idle diharapkan dapat membantu meningkatkan pemanfaatan aset migas domestik yang masih memiliki potensi, menjaga produktivitas lapangan, serta mendukung keberlanjutan produksi migas dalam negeri.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi industri jasa energi nasional dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan energi Indonesia, sejalan dengan agenda Asta Cita pemerintah untuk mendorong swasembada energi.

“Ke depan, Elnusa akan terus memperkuat kompetensi, teknologi, dan keunggulan operasi dengan tetap menempatkan keselamatan serta hubungan harmonis dengan pemangku kepentingan sebagai fondasi utama,” kata Andri.

Melalui pengembangan teknologi dan inovasi, Elnusa berkomitmen menghadirkan solusi yang relevan bagi pelanggan sekaligus mendukung optimalisasi sumber daya domestik dan ketahanan energi nasional.***