PEKANBARU, SERANTAU MEDIA – Memasuki fase akhir Ramadan menuju Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, tren kenaikan harga komoditas hewani mulai terlihat signifikan di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru.
Berdasarkan pantauan lapangan pada Jumat (20/3/2026), kenaikan harga yang paling mencolok terjadi pada daging sapi dan daging ayam potong seiring dengan melonjaknya permintaan masyarakat untuk persiapan hidangan Lebaran.
Di Pasar Sail Pekanbaru, harga daging sapi segar saat ini berada di angka Rp160.000 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 dari harga normal sebelumnya yang tertahan di kisaran Rp150.000 per kilogram.
Kenaikan ini dipicu oleh aktivitas jual beli yang kian masif, di mana tingginya minat beli warga belum sepenuhnya mampu diimbangi dengan percepatan distribusi pasokan dari pihak distributor atau rumah potong hewan.
Seorang pedagang daging sapi di Pasar Sail, Riki (42), mengungkapkan bahwa penyesuaian harga ini sebenarnya sudah mulai terasa sejak tujuh hari menjelang lebaran (H-7).
"Sejak sepekan terakhir, harga daging sapi sudah mulai naik karena jumlah pembeli yang datang semakin banyak setiap harinya. Ini fenomena tahunan karena semua orang ingin menyajikan menu spesial di hari raya," ujar Riki saat ditemui di sela kesibukannya melayani pelanggan.
Meskipun harga merangkak naik, Riki memastikan bahwa ketersediaan stok daging sapi di lapaknya maupun di tingkat agen masih relatif aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga hingga hari H lebaran.
Ia menyebutkan bahwa kenaikan harga saat ini masih dalam batas wajar dan belum mencapai level drastis, mengingat pasokan dari peternak lokal maupun luar daerah tetap mengalir meskipun dengan harga modal yang juga sedikit terkoreksi.
Kondisi ini pun disikapi dengan maklum oleh para konsumen, salah satunya Siti (48), seorang ibu rumah tangga yang sedang berbelanja. Siti menilai kenaikan Rp10.000 tersebut sebagai hal yang lumrah dan sudah ia antisipasi dalam anggaran belanja bulanannya.
"Kenaikan harga daging seperti ini memang sudah biasa setiap mau Lebaran, jadi kami sudah memperkirakannya. Saya tetap membeli karena sudah berencana memasak rendang daging untuk keluarga besar tahun ini," tuturnya.
Tak hanya daging sapi, komoditas daging ayam potong di Pasar Sail juga terpantau mengalami kenaikan, meskipun dalam persentase yang lebih tipis. Saat ini, harga ayam potong dibanderol sebesar Rp37.000 per kilogram, naik dari harga normal yang biasanya berada di angka Rp35.000 per kilogram. Kenaikan sebesar Rp2.000 ini dinilai masih sangat terkendali dan tidak mengurangi minat beli masyarakat secara ekstrem.
Pedagang ayam di Pasar Sail, Ijul, mengonfirmasi bahwa pergerakan harga ini murni disebabkan oleh faktor hukum pasar, yakni peningkatan permintaan yang drastis menjelang hari raya.
"Memang sudah ada kenaikan tipis dalam beberapa hari ini. Namun, karena stok ayam dari peternak masih sangat cukup dan lancar, kenaikannya tidak sampai melambung tinggi. Kami masih bisa mengendalikan harga agar tetap terjangkau oleh warga," jelas Ijul.
Antisipasi terhadap kenaikan harga ayam juga disampaikan oleh Yanti (45), seorang pembeli di pasar yang sama. Ia mengaku tetap memilih daging ayam sebagai alternatif protein yang lebih ekonomis dibanding daging sapi untuk konsumsi harian menjelang Lebaran.
"Kenaikan harga ayam ini masih bisa dimaklumi dan kami sudah mengantisipasinya sejak awal Ramadan. Walaupun naik sedikit, tetap dibeli karena ayam adalah bahan pokok yang wajib ada di dapur kami," katanya.
Bagi Yanti dan banyak ibu rumah tangga lainnya, daging ayam tetap menjadi primadona karena fleksibilitasnya untuk berbagai jenis masakan khas Lebaran, mulai dari opor hingga ayam goreng.
Menurutnya, meskipun terjadi fluktuasi harga, pemenuhan gizi keluarga di hari kemenangan tetap menjadi prioritas utama. Hal inilah yang membuat aktivitas di pasar tradisional tetap bergairah meskipun harga-harga mulai mengalami penyesuaian.
Secara keseluruhan, stabilitas pasokan pangan di Pekanbaru, khususnya untuk komoditas daging, diharapkan tetap terjaga hingga arus balik nanti. Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga diharapkan terus memantau pergerakan harga di pasar-pasar induk agar tidak terjadi spekulasi harga yang memberatkan masyarakat di tengah momen perayaan Idulfitri 1447 H.***
-
Jelang Idulfitri 1447 H, Harga Daging Sapi dan Ayam di Pekanbaru Merangkak Naik
20 Mar, 2026 12 views -
Ketua DPRD Batam Hadiri Peresmian Masjid Bintang Amin Angkasa di Lanud Hang Nadim
19 Mar, 2026 46 views -
-
Disorot Publik, Baznas Riau Tinjau Ulang Bantuan Infrastruktur Rp3 Miliar
19 Mar, 2026 51 views
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy