• Mon, Jan 2026

Kemenhub Pastikan Kapal Penumpang Batam Laik Laut Sambut Lebaran

Kemenhub Pastikan Kapal Penumpang Batam Laik Laut Sambut Lebaran


JAKARTA SSERANTAU MEDIA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) bersama KSOP Khusus Batam melakukan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Batam menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.

Pemeriksaan dilakukan di tiga pelabuhan, dengan kapal cepat Emerald of Dumai rute Batam–Tanjung Balai Karimun–Dumai menjadi salah satu objek utama. Kapal ini diproyeksikan melayani lonjakan penumpang saat Lebaran.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut, Samsuddin, mengatakan uji petik dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan seluruh kapal penumpang benar-benar laik laut sebelum memasuki periode angkutan Lebaran.

“Keselamatan penumpang harus dipastikan sejak kapal masih berada di pelabuhan,” ujar Samsuddin, Sabtu (24/1/2026).

Ia menjelaskan uji petik berlangsung serentak secara nasional pada 19 Januari hingga 19 Februari 2026. Dari 264 pelabuhan pantau, Ditkapel melakukan pemeriksaan langsung di 15 pelabuhan utama, termasuk Batam yang menjadi wilayah prioritas.

Saat ini terdapat 107 kapal penumpang yang beroperasi di wilayah KSOP Batam dan tersebar di lima pelabuhan. Batam mendapat perhatian khusus karena melayani angkutan domestik, lintas negara, serta kapal cepat yang tunduk pada standar keselamatan internasional.

Selain Emerald of Dumai di Pelabuhan Sekupang, tim juga memeriksa Oecanna 18 di Pelabuhan Harbour Bay dan MDM Express 09 di Pelabuhan Batam Center.

Dalam uji petik, petugas memeriksa kondisi lambung, mesin, alat navigasi, serta kelengkapan keselamatan penumpang dan awak kapal.

Samsuddin menegaskan seluruh operator kapal wajib memastikan peralatan keselamatan berfungsi optimal tanpa kompromi. “Prinsip kami jelas, zero kompromi terhadap keselamatan,” tegasnya seperti dikutip dari Republika. ***

Ia berharap uji petik ini dapat menjamin kelancaran, ketertiban, dan keselamatan angkutan laut selama masa Lebaran 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.