• Tue, Aug 2026

Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Jadi 11 Orang, Bupati dan Kapolres Jenguk Korban

Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Jadi 11 Orang, Bupati dan Kapolres Jenguk Korban

11 Warga Tembilahan Jadi Korban Gigitan Monyet Liar, Tim Gabungan Terus Berburu


TEMBILAHAN : SERANTAU MEDIA – Jumlah korban gigitan monyet liar di Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, terus bertambah. Hingga Minggu (2/8/2026), tercatat 11 warga, mulai dari balita hingga lansia, mengalami luka akibat serangan satwa tersebut.

Korban terbaru merupakan seorang perempuan yang diserang saat duduk di depan rumahnya di Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Kubur. Monyet liar itu tiba-tiba menyerang dan menggigit kaki korban hingga mengalami luka serius.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan medis, termasuk suntikan vaksin antirabies.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bupati Indragiri Hilir Herman bersama Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto meninjau kondisi para korban sekaligus memastikan seluruh penanganan medis berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Inhil memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung oleh pemerintah daerah.

Peninjauan itu turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Inhil dr. Udin Syafriudin, Camat Tembilahan Ari Syuria, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Junaidi Ismail.

Sementara itu, tim gabungan yang terdiri atas personel Polres Inhil, DPKP, BPBD, dan Indragiri Hilir Shooting Club (IHSC) masih melakukan pencarian terhadap monyet liar tersebut. Petugas menyisir kawasan permukiman, tepian parit, hingga kolong rumah panggung menggunakan perahu karet setelah pencarian dilakukan selama beberapa hari terakhir.

Pemerintah Kabupaten Inhil juga berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau untuk menentukan langkah penanganan dan evakuasi satwa tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah bersama kepolisian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama mengawasi anak-anak agar tidak bermain di luar rumah tanpa pengawasan. Warga juga diminta tidak mencoba menangkap atau melumpuhkan monyet tersebut karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Apabila melihat keberadaan satwa itu, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada petugas Damkar, BPBD, atau kepolisian agar dapat segera ditangani.