• Wed, Nov 2026

Kunjungan Wisman ke Riau Turun 1,95 Persen, Malaysia Masih Mendominasi

Kunjungan Wisman ke Riau Turun 1,95 Persen, Malaysia Masih Mendominasi

Pelabuhan Dumai salah satu pintu masuk Wisatawan Mancanegara


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau pada September 2026 tercatat sebanyak 22.692 kunjungan. Angka tersebut turun 1,95 persen dibandingkan Agustus 2026.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Asep Riyadi, mengatakan wisman masuk ke Riau melalui empat pintu utama imigrasi, yakni Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Pelabuhan Dumai, Bengkalis, dan Tanjung Harapan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selain itu, BPS juga mencatat kunjungan wisman melalui teknologi Mobile Positioning Data (MPD), terutama di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkalis.

"Sebanyak 2.620 kunjungan wisman masuk melalui Bandara SSK II, kemudian 786 kunjungan melalui Pelabuhan Dumai, 1.112 kunjungan melalui Pelabuhan Bengkalis, dan 639 kunjungan melalui Pelabuhan Tanjung Harapan," kata Asep dalam keterangan resminya di Pekanbaru, Senin.

Sementara itu, berdasarkan data MPD, kunjungan wisman di Kabupaten Bengkalis mencapai 17.535 kunjungan. Data tersebut mencakup wisatawan yang masuk melalui pos lintas batas yang belum terjangkau pencatatan imigrasi, baik karena faktor lokasi maupun keterbatasan petugas.

Menurut Asep, penggunaan teknologi MPD untuk menghitung kunjungan wisman baru diterapkan di 19 daerah di Indonesia, termasuk Riau.

Dari sisi negara asal, kunjungan wisman ke Riau masih didominasi warga Malaysia sebanyak 9.015 kunjungan atau 39,73 persen. Berikutnya, wisatawan asal Tiongkok sebanyak 1.969 kunjungan (8,68 persen), Singapura 1.643 kunjungan (7,24 persen), Filipina 1.611 kunjungan, dan India 796 kunjungan (3,51 persen).

Di sisi lain, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Riau pada September 2026 juga mengalami penurunan. BPS mencatat TPK sebesar 47,28 persen, turun 2,71 poin dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 49,99 persen.

Meski demikian, tingkat hunian tersebut masih lebih tinggi dibandingkan September 2025 yang tercatat 45,44 persen atau meningkat 1,84 poin.

Berdasarkan klasifikasi hotel, TPK tertinggi pada September 2026 tercatat pada hotel bintang empat sebesar 57,30 persen.

Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu (RLMT), baik wisatawan asing maupun domestik, di hotel berbintang di Riau pada Agustus 2026 tercatat 1,31 malam. Jika dilihat berdasarkan kelas hotel, rata-rata lama menginap paling tinggi tercatat pada hotel bintang empat.

 

Catatan redaksi: Data TPK hotel bintang empat dalam naskah sumber disebut sebagai data September, tetapi pada bagian awal tertulis Juli 2026. Saya menggunakan September 2026 agar konsisten dengan konteks pembahasan. Data rata-rata lama menginap juga masih merujuk Agustus 2026 sesuai naskah sumber.(ant/red)