PEKANBARU, SERANTAU MEDIA – Masyarakat Riau diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan yang mengatasnamakan pejabat publik. Terbaru, akun WhatsApp Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, dilaporkan diretas oleh oknum tak bertanggung jawab dan digunakan untuk menyebarkan undangan palsu.
SF Hariyanto membenarkan bahwa akun WhatsApp miliknya telah diambil alih pihak lain. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menanggapi pesan apa pun yang dikirimkan melalui nomor tersebut.
“WhatsApp saya diretas. Bagi masyarakat yang menerima pesan dari nomor saya, mohon untuk tidak ditanggapi,” ujar SF Hariyanto, Kamis (8/1/2026).
Diketahui, pelaku mengirimkan file kepada sejumlah kontak dengan nama “undangan pernikahan pdf” disertai pesan “ditunggu kedatangannya”. File tersebut diduga merupakan aplikasi berbahaya yang digunakan sebagai modus penipuan digital.
Modus ini umumnya berupa file berformat APK (aplikasi Android) yang menyamar sebagai dokumen penting, seperti undangan pernikahan, tagihan, atau pemberitahuan paket.
Jika file tersebut diunduh dan diinstal, aplikasi palsu dapat mencuri data pribadi, akses kontak, hingga informasi perbankan korban.
“Saya minta jangan membuka atau mengunduh file apa pun yang dikirimkan dari kontak saya,” tegasnya.
Saat ini, SF Hariyanto menyebut timnya tengah berupaya memulihkan akun WhatsApp tersebut dan menelusuri sumber peretasan. Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan mencurigakan, meskipun mengatasnamakan pejabat atau orang yang dikenal.
“Jangan sampai tertipu. Untuk sementara waktu, masyarakat diminta lebih berhati-hati agar tidak dirugikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Plt Gubernur Riau.
Agar terhindar dari modus penipuan digital, masyarakat disarankan untuk:
1. Jangan membuka file atau tautan mencurigakan, terutama berformat APK yang dikirim melalui WhatsApp.
2. Verifikasi langsung ke pemilik nomor melalui saluran lain jika menerima pesan yang tidak biasa.
3. Aktifkan verifikasi dua langkah (two-step verification) pada akun WhatsApp.
4. Jangan instal aplikasi di luar Play Store atau App Store resmi.
5. Periksa izin aplikasi sebelum dan sesudah instalasi. Aplikasi mencurigakan biasanya meminta akses berlebihan.
6. Perbarui sistem dan aplikasi secara berkala untuk menutup celah keamanan.
7. Laporkan dan blokir nomor mencurigakan agar tidak menyebar ke kontak lain.***