PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Satgas Karhutla Riau mengapresiasi dukungan PT Arara Abadi, unit usaha APP Group, yang mengerahkan personel dan helikopter untuk membantu memadamkan kebakaran di lahan masyarakat di luar wilayah konsesinya.
Dukungan tersebut dilakukan sejak 22 Agustus 2026 di empat lokasi, yakni Desa Simpang Gaung, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan; Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis; serta Desa Teluk Kabung dan Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir.
Lokasi kebakaran berada sekitar 1,5 hingga 7,5 kilometer dari batas konsesi PT Arara Abadi maupun perusahaan mitra pemasok APP Group.
Kalaksa BPBD dan Damkar Riau sekaligus bagian dari Satgas Karhutla Riau, M Edy Afrizal, mengatakan keterlibatan dunia usaha dalam membantu pemadaman di luar konsesi merupakan bentuk gotong royong untuk mempercepat penanganan karhutla.
“Bantuan pihak perusahaan dalam upaya penanganan karhutla di Provinsi Riau, meskipun lokasi yang terbakar jauh dari batas konsesi perusahaan, merupakan salah satu bentuk kolaborasi dan sinergitas yang dibangun Pemerintah Provinsi Riau bersama Forkopimda dengan semangat gotong royong dan kemanusiaan,” kata Edy.
Dalam operasi tersebut, PT Arara Abadi mengerahkan delapan regu dengan total 85 personel yang terdiri atas Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dan karyawan perusahaan.
Selain pemadaman dari darat, perusahaan mengoperasikan dua helikopter water bombing dengan kapasitas hingga 5.000 liter dalam setiap bucket. Dukungan udara difokuskan untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit diakses melalui jalur darat.
Tim di darat secara bersamaan melakukan pemadaman, penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu api.
Di lokasi yang memiliki keterbatasan sumber air, petugas juga menggunakan Poldatank atau tangki penampung air berkapasitas sekitar 5.600 liter untuk mendukung operasi.
Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu bersama Pemerintah Provinsi Riau, Satgas Karhutla dan Satgas Udara Riau, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta masyarakat setempat.
Sebelumnya, tim PT Arara Abadi juga turut membantu penanganan karhutla di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Satgas Karhutla Riau menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat respons terhadap kebakaran, terutama di lokasi yang membutuhkan pengerahan personel, peralatan darat dan dukungan udara secara bersamaan.
Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah api meluas sekaligus menekan dampak karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan. (Rls)