• Fri, Feb 2026

Stok Beras Aman, Bulog Batam Pastikan Pasokan Ramadan Terjaga

Stok Beras Aman, Bulog Batam Pastikan Pasokan Ramadan Terjaga

Bulog Batam juga menjamin ketersediaan stok beras selama Ramadan (foto: nagoyapos)


BATAM, SERANTAU MEDIA – Perum Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), memastikan kesiapan 1.586 ton beras bantuan pangan untuk masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah. Selain beras, Bulog juga menyalurkan minyak goreng bagi penerima manfaat di Kota Batam dan Kabupaten Karimun.

Kepala Cabang Bulog Batam, Guido XL Pereira, menjelaskan bahwa program bantuan pangan Ramadan ini merupakan penugasan pemerintah. Data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial RI.

“Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh total 20 kilogram beras untuk dua bulan alokasi, serta 2 liter minyak goreng untuk periode Februari–Maret,” ujarnya di Batam, Jumat (20/2/2026). 

Di wilayah kerja Bulog Batam, jumlah penerima tercatat sebanyak 79.301 PBP. Rinciannya, 59.066 penerima berada di Kota Batam dan 20.235 penerima di Kabupaten Karimun.

Penyaluran dijadwalkan mulai awal Maret dengan skema 10 kilogram beras per bulan, sehingga setiap penerima mendapatkan 20 kilogram untuk dua bulan. Total kebutuhan beras bantuan untuk periode tersebut mencapai sekitar 1.586 ton.

Selain menyalurkan bantuan sosial, Bulog Batam juga menjamin ketersediaan stok beras jelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tetap aman.

Saat ini, stok di gudang Batam terdiri dari 2.763 ton beras medium dan 10 ton beras premium. Sementara di gudang Karimun tersedia 397 ton beras medium.

Berdasarkan proyeksi, persediaan beras di Batam mencukupi hingga enam bulan ke depan, sedangkan Karimun aman untuk lebih dari satu bulan.

Untuk memperkuat cadangan, Bulog juga menambah pasokan beras yang tengah dalam perjalanan, yakni 1.150 ton beras medium dan 1.000 ton beras premium menuju Batam, serta 250 ton beras premium ke Karimun.

“Stok aman. Kami pastikan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan HBKN terpenuhi,” tegas Guido.

Bulog Batam bersama Tim Saber Pangan Provinsi Kepri juga melakukan pemantauan harga dan stok di pasar tradisional, khususnya di Kabupaten Karimun.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada pedagang yang menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan.(ant/red)