• Thu, Oct 2026

Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 147

Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 147


PEKANBARU : SERANTAU  MEDIA– Kualitas udara di Pekanbaru kembali memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 147 mikrogram per meter kubik pada Rabu (14/10/2026) pukul 08.00 WIB, sehingga masuk kategori sangat tidak sehat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi kekaburan udara akibat asap masih terjadi di wilayah Riau sepanjang hari hingga dini hari. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

“ Masyarakat diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila asap semakin pekat,” kata Forecaster On Duty BMKG, Yasir P.

Memburuknya kualitas udara terjadi meski BMKG tidak mendeteksi titik panas atau hotspot di Riau pada Rabu. Secara keseluruhan, Sumatera tercatat memiliki 333 titik panas, dengan jumlah terbanyak di Sumatera Selatan sebanyak 214 titik.

Lampung menyusul dengan 70 titik, Bangka Belitung 42 titik, Jambi enam titik, dan Bengkulu satu titik.

BMKG mengingatkan nihilnya titik panas di Riau tidak serta-merta menjamin udara bebas asap. Kekaburan udara akibat asap masih berpotensi terjadi pada pagi, siang, sore, malam hingga dini hari.

Di sisi lain, hujan berpeluang turun di sejumlah wilayah Riau. Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

Pada siang hingga sore hari, hujan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan. Sementara pada malam hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, dan Kampar.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak, Kampar, Bengkalis, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir pada pagi hingga sore hari.

Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius, dengan kelembapan 55–99 persen. Angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam. Adapun tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan mencapai 0,5–1,25 meter atau kategori rendah.

BMKG mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan kualitas udara dan tidak hanya berpatokan pada jumlah titik panas. Penggunaan masker serta pembatasan aktivitas di luar ruangan saat asap pekat penting dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.(MCR/red)