• Mon, Nov 2026

BNN Riau Gagalkan Penyelundupan 5,2 Kg Sabu Asal Malaysia di Pelabuhan Dumai

BNN Riau Gagalkan Penyelundupan 5,2 Kg Sabu Asal Malaysia di Pelabuhan Dumai


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau menggagalkan penyelundupan 5.228,54 gram atau sekitar 5,2 kilogram sabu asal Malaysia melalui Pelabuhan Dumai, Senin (2/11/2026). Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial Z (34) yang diduga berperan sebagai kurir.

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Chris Reinhard Pusung, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen yang kemudian ditindaklanjuti bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Tersangka ditangkap saat turun dari kapal penumpang di Pelabuhan Dumai. Dari pemeriksaan terhadap koper yang dibawanya, petugas menemukan tujuh bungkus sabu yang disembunyikan di bagian dinding koper.

“Seorang pria berinisial Z ditangkap saat membawa sabu seberat 5.228,54 gram yang diduga akan diedarkan ke Riau hingga Sumatera Utara,” kata Chris Reinhard saat memberikan keterangan di Kantor BNNP Riau.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sabu tersebut berasal dari Port Dickson, Malaysia, dan dibawa melalui jalur laut menuju Dumai. Selanjutnya, barang haram itu direncanakan dikirim ke Kota Medan.

Nilai ekonomis sabu yang disita diperkirakan mencapai Rp7,8 miliar, dengan asumsi harga pasar gelap sekitar Rp1,5 juta per gram.

Penyidik Madya BNNP Riau, AKBP Berliando, mengatakan tersangka dijanjikan upah Rp20 juta untuk sekali pengiriman. Pembayaran akan diberikan setelah barang sampai di lokasi tujuan.

“Untuk sekali kegiatan membawa barang ini dibayar Rp20 juta. Biasanya, upah diberikan setelah barang sampai,” jelas Berliando.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di kantor BNNP Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Chris mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya BNNP Riau bersama instansi terkait dalam memutus jalur penyelundupan dan peredaran gelap narkotika, khususnya yang masuk melalui jalur laut.(MCR/red)