• Wed, Jul 2026

Kapal Mati Mesin, Nelayan di Bintan Utara Berhasil Diselamatkan Tim SAR

Kapal Mati Mesin, Nelayan di Bintan Utara Berhasil Diselamatkan Tim SAR

Tim SAR gabungan mengevakuasi nelayan hanyut dan hilang kontak saat memancing di wilayah perairan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepri, dalam kondisi selamat, Selasa (7/7/2026). (Foto -Humas SAR Tanjungpinang)


TANJUNGPINANG : SERANTAU MEDIA – Seorang nelayan yang dilaporkan hanyut dan hilang kontak saat memancing di perairan Bintan Utara, Kepulauan Riau, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan pada Selasa (7/7/2026).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Eryk Subariyanto, mengatakan korban bernama Septua Gesman Daeli (51). Korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB setelah kapal yang digunakannya mengalami mati mesin dan terombang-ambing di laut.

Peristiwa bermula ketika korban berangkat memancing seorang diri pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat berada di laut, mesin kapal tiba-tiba mati sehingga kapal tidak dapat bergerak.

"Pada Selasa pukul 11.15 WIB, korban sempat menginformasikan lokasi dan kondisi kapalnya kepada istrinya," kata Eryk, Selasa malam.

Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Tanjungpinang berkoordinasi dengan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban, Polairud Polres Bintan, dan Pos TNI AL Mentigi untuk melakukan pencarian.

Tim SAR gabungan kemudian mengerahkan sejumlah armada, yakni RIB 04 Unit Siaga SAR Tanjung Uban, KN 547 KPLP Tanjung Uban, dan speedboat Pos AL Mentigi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Tim selanjutnya mengevakuasi korban dan menarik kapal yang mengalami mati mesin ke Dermaga PLP Tanjung Uban sebelum diserahkan kepada keluarga.

"Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," ujar Eryk. (Ant/red)