BAGANSIAPIAPI, SERANTAU MEDIA – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, menerima 90 pengaduan kasus kekerasan terhadap anak. Mayoritas pengaduan tersebut berkaitan dengan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan keluarga, sekolah, maupun di luar sekolah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2KB3A) Rohil, Cici Sulastri, menyampaikan data tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi, Selasa (20/10/2026).
“Kasus yang masuk kepada kami sebanyak 90 pengaduan dan rata-rata merupakan kasus kekerasan seksual. Kasus tersebut terjadi di lingkungan keluarga, sekolah maupun di luar sekolah,” kata Cici.
Menurutnya, angka tersebut menjadi perhatian serius dan menunjukkan pentingnya memperkuat perlindungan anak melalui keterlibatan pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Cici menegaskan, pemenuhan hak anak bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh pemangku kepentingan. Ada tiga hal mendasar yang harus dipastikan, yakni perlindungan, pendidikan, dan kasih sayang.
“Anak merupakan aset yang paling berharga bagi keberlangsungan bangsa. Ada tiga hal penting yang harus kita pastikan, yaitu perlindungan terhadap anak, pendidikan anak, dan kasih sayang kepada anak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peringatan HAN menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak anak sekaligus mencegah kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan diskriminasi.
Pemkab Rohil mengangkat tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dalam peringatan tahun ini. Tema tersebut menekankan pentingnya pola asuh positif, pemenuhan hak anak, serta penyediaan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang mereka.
Cici juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman kekerasan, termasuk yang muncul seiring penggunaan teknologi digital. Masyarakat diharapkan berani melaporkan dugaan kekerasan agar korban segera mendapatkan perlindungan dan pendampingan.
Peringatan HAN ke-42 tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan, serta sekitar 200 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Rokan Hilir. (rls/red)