• Tue, Apr 2026

UAB Cup 2 Sukses Digelar, Ajang Pembuktian dan Pemersatu Pebulu Tangkis Riau

UAB Cup 2 Sukses Digelar, Ajang Pembuktian dan Pemersatu Pebulu Tangkis Riau

Sebanyak 144 atlet yang tergabung dalam 72 pasangan unjuk kemampuan di UAB 2


Gemuruh tepuk tangan dan suara shuttlecock yang beradu dengan raket bersahutan memenuhi GOR Axcon Sport, Pekanbaru, selama dua hari penuh, 25–26 April 2026. Atmosfer kompetisi terasa begitu hidup dalam gelaran UAB Badminton Cup 2, turnamen yang bukan hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga merajut semangat kebersamaan para pecinta bulu tangkis se-Riau.

Sebanyak 144 atlet yang tergabung dalam 72 pasangan datang dari berbagai daerah—mulai dari Pekanbaru, Rengat, Siak, hingga Rokan Hulu. Mereka membawa ambisi yang sama: membuktikan kemampuan terbaik di atas lapangan. 

Sejak shuttlecock pertama dipukul, intensitas pertandingan langsung terasa. Reli panjang, smash keras, hingga drop shot tipis berkali-kali memancing decak kagum penonton yang memadati tribun.

Turnamen yang digagas oleh Universitas Awal Bros ini mempertandingkan empat kategori, dari tingkat pelajar hingga umum. Kategori Ganda Putra SMA/SMK menjadi yang paling menyita perhatian dengan 32 pasangan turun berlaga. Di kategori ini, tensi pertandingan kerap memuncak—emosi, stamina, dan strategi benar-benar diuji.

Tak kalah menarik, kategori Ganda Putri Umum dan Ganda Putri pelajar juga menghadirkan duel-duel sengit. Para atlet putri tampil penuh determinasi, memperlihatkan bahwa bulu tangkis bukan hanya soal kekuatan, tetapi juga kecerdikan membaca permainan lawan.

 Sementara itu, kategori Ganda Putra Perguruan Tinggi menjadi ajang adu gengsi antarmahasiswa, di mana tiap poin diperebutkan dengan penuh perhitungan.

Di balik riuhnya pertandingan, ada kerja sunyi panitia yang memastikan semuanya berjalan mulus. Persiapan panjang dilakukan jauh sebelum hari pelaksanaan—mulai dari menyusun konsep, membuka pendaftaran, hingga memastikan kesiapan lapangan dan perangkat pertandingan. Technical meeting pun digelar untuk menjamin setiap atlet bertanding dengan pemahaman aturan yang sama.

Dukungan berbagai pihak turut menjadi energi tambahan bagi terselenggaranya turnamen ini. Sejumlah sponsor dan mitra ambil bagian, menghadirkan fasilitas yang memadai sekaligus memperluas gaung acara ke publik. Kolaborasi ini menjadikan UAB Cup 2 tidak sekadar kompetisi kampus, tetapi juga ajang olahraga yang mendapat perhatian luas di tingkat daerah.

Bagi para juara, bukan hanya gengsi yang dipertaruhkan. Hadiah uang pembinaan, trofi, dan sertifikat menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Namun lebih dari itu, setiap pertandingan menyimpan cerita perjuangan—tentang latihan panjang, kekompakan pasangan, hingga mental bertanding yang ditempa di setiap reli.

Ketua panitia, Khaliso Aprinaldo, menyebut keberhasilan turnamen ini sebagai hasil kerja bersama. Ia berharap UAB Cup terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang dinanti para atlet. Harapan itu bukan tanpa alasan. Melihat antusiasme peserta dan penonton, UAB Cup telah menjelma menjadi panggung penting bagi lahirnya talenta-talenta muda bulu tangkis Riau.

Pada akhirnya, UAB Badminton Cup 2 bukan hanya tentang siapa yang naik podium. Ia adalah perayaan sportivitas, ruang bertemunya semangat muda, dan bukti bahwa olahraga mampu menyatukan berbagai latar belakang dalam satu irama—irama kok yang melesat cepat, menghubungkan mimpi-mimpi dari seluruh penjuru Riau. ***