• Wed, Nov 2026

Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat

Wali Kota Pekanbaru Targetkan Zero Balap Liar, Penertiban Diperketat


PEKANBARU : SERANTAU MEDIA – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dan Polresta Pekanbaru akan memperketat penertiban balap liar. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, terutama di tengah kondisi infrastruktur jalan yang semakin baik.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan, pihaknya berkomitmen memberantas aksi balap liar yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dan masyarakat di sekitarnya.

“Karena jalanan sekarang semakin mulus, muncul tantangan baru, yakni maraknya aksi balap liar. Kami bersama Ditlantas dan Polresta Pekanbaru berkomitmen melakukan penertiban secara tegas,” kata Agung di Hotel Premiere Pekanbaru, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, jalan yang semakin baik seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas masyarakat, bukan menjadi arena kebut-kebutan. Karena itu, penanganan balap liar harus dilakukan secara serius melalui koordinasi lintas instansi.

“Kami berjanji, Insya Allah Kota Pekanbaru akan segera zero dari aksi balap liar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto mengatakan, keselamatan berkendara merupakan salah satu program utama organisasinya. Menurutnya, budaya tertib berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran setiap pengguna kendaraan.

Ia mengingatkan, keselamatan di jalan raya bukan hanya menyangkut pengendara, tetapi juga pejalan kaki dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalan.

“Jika kita berkendara dengan selamat, pejalan kaki hingga masyarakat yang memiliki warung di pinggir jalan juga mendapatkan hak yang sama atas keselamatan,” ujarnya.

Moreno menilai masyarakat Pekanbaru sudah cukup tertib dalam berlalu lintas. Namun, pengawasan tetap perlu ditingkatkan, terutama pada malam hari untuk mencegah aksi kebut-kebutan.

“Yang jelas, saya yakin masyarakat Pekanbaru sangat tertib berlalu lintas. Mungkin hanya perlu dimonitor pada malam hari agar tidak ada yang kebut-kebutan,” tuturnya. (MCR/red)