22 Hotspot Terpantau di Sumatera Hari ini, Riau Catat 3 Titik Panas
BMKG stasiun Pekanbaru melaporkan adanya 22 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera hari ini, Jumat (21/2/2025), yang menjadi indikasi potensi kebakaran hutan dan lahan.
BMKG stasiun Pekanbaru melaporkan adanya 22 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera hari ini, Jumat (21/2/2025), yang menjadi indikasi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Ada potensi hujan disertai petir dan angin kencang yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat Riau, terutama pada pagi dan sore/malam hari.
Read MoreDukungan penuh dari pemerintah dalam pengembangan industri transportasi ramah lingkungan, meningkatnya kesadaran masyarakat tentang manfaat kendaraan listrik, serta kemajuan teknologi.
Read MoreAnggota DPRD Pekanbaru, Rizky Bagus Oka turut mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Agung Nugroho.
Read MoreMarkarius mengakui bahwa proses penambalan jalan berlubang tidak dapat selesai dalam semalam. Namun, ia memastikan pekerjaan ini akan berlanjut hingga seluruh ruas jalan yang rusak tertangani.
Read MoreVideo yang sudah ditonton lebih dari 270 ribu kali ini, menggambarkan kekecewaan korban, Ade, terhadap lambannya penanganan kasus yang telah bergulir sejak September 2024.
Read MoreDirektur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan bahwa perubahan iklim adalah tantangan global yang hanya bisa diatasi melalui sinergi berbagai pemangku kepentingan.
Read MoreProsesi ini menjadi momen penting bagi para pemimpin daerah yang akan mulai menjalankan tugasnya untuk periode mendatang.
Read MoreBMKG Pekanbaru hanya mendeteksi satu hotspot di Sumatera pagi ini, berada di Kabupaten Inhil, Riau.
Read MoreMasyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada sore hingga dini hari.
Read MoreDentuman keras yang terdengar dari kaki gunung itu menggema hingga beberapa kilometer jauhnya, membuat warga setempat terkejut.
Read MoreSebagai bagian dari janji politiknya, Agung Nugroho siap mengimplementasikan kebijakan penurunan tarif parkir yang telah lama dinantikan oleh masyarakat.
Read More