BMKG Deteksi 9 Titik Panas di Sumatera Hari ini, 1 Hotspot di Pekanbaru
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru telah mendeteksi sembilan titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera pada hari ini, Jumat (31/1/2025).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru telah mendeteksi sembilan titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera pada hari ini, Jumat (31/1/2025).
BMKG memperkirakan kondisi cuaca di Riau akan bervariasi sepanjang hari ini, mulai dari udara kabur di pagi hari hingga hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa kabupaten pada sore dan malam nanti.
Read MoreKepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Umar Wirahadi Kusuma, menjelaskan bahwa sekolah yang ditunjuk meliputi berbagai jenjang pendidikan.
Read MoreGeneral Manager (GM) Pelindo Cabang Tanjungpinang, Tonny Hendra Cahyadi, menyampaikan pembatalan itu melalui surat pengumuman Nomor: PU.05.01/30/1/1/GM/GM/TGPI-25 per tanggal 30 Januari 2025.
Read MoreBMKG juga mengingatkan potensi angin kencang dengan kecepatan angin lebih dari atau sama dengan 25 knot di Laut Natuna Utara, yang dapat meningkatkan tinggi gelombang di perairan tersebut dan sekitarnya.
Read More42 iPhone yang disita Bea Cukai Batam
Read MoreSeminar Nasional "Peran Media dalam Pencegahan Pinjol dan Judol"
Read MorePimpinan PT Pindo Deli bersama Penghulu Kampung Pinang Sebatang Timur dan puluhan Peserta pelatihan Tata Boga foto bersama jelang mengikuti materi pelatihan yang di berikan langsung oleh Chef Titan Firdusi Suryani dari Griya Food Pekanbaru, di Aula Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.
Read MorePeristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.26 WIB ini tidak hanya menghanguskan area seluas 5.000 meter persegi, tetapi juga diwarnai dengan beberapa kali ledakan yang memicu kepanikan warga sekitar.
Read MoreAkibatnya, 50 jiwa dari 15 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke tenda darurat yang disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak.
Read MoreKepala Disperkim Kepri, Said Nursyahdu, menjelaskan bahwa jumlah rumah yang dibangun masih terbatas karena keterbatasan anggaran.
Read MoreUpaya ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Read More