BATAM : SERANTAU MEDIA – Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam mengungkap kasus pencurian fasilitas umum atau yang dikenal sebagai “rayap besi”. Apresiasi disampaikan saat konferensi pers di Mapolresta Barelang, Kamis (2/4/2026).
Amsakar, didampingi Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, menyampaikan terima kasih kepada Polda Kepri, Polresta Barelang, serta masyarakat yang turut membantu pengungkapan kasus tersebut.
“Ini bukan sekadar kerugian material, tetapi menyangkut fasilitas umum yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pencurian fasilitas seperti traffic light, kabel listrik, dan jaringan telekomunikasi dapat mengganggu keselamatan serta aktivitas warga. Karena itu, masyarakat diminta aktif melaporkan setiap indikasi tindak kejahatan.
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin menambahkan, meski nilai barang relatif kecil, dampaknya sangat besar karena mengganggu infrastruktur publik.
“Pencurian ini meresahkan dan menghambat aktivitas masyarakat, termasuk sistem lalu lintas dan penerangan jalan,” katanya.
Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono mengungkapkan sejumlah kasus yang berhasil ditangani, di antaranya pencurian kotak pengendali traffic light di Batu Ampar pada 29 Maret 2026.
Selain itu, polisi juga mengungkap kasus pencurian kabel menara telekomunikasi di Sagulung pada 20 Maret 2026. Pelaku diketahui telah beraksi di 14 lokasi berbeda.
Kasus lain terjadi di Batu Ampar, yakni pencurian kabel penerangan jalan di kawasan lampu merah pelabuhan pada 29 Maret 2026.
Polisi memastikan akan terus menindak tegas pelaku pencurian fasilitas umum guna menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat di Batam. (Rls/red)